Melihat keindahan langit di malam hari memberikan sensasi berbeda pada tiap orang, termasuk gw. Dari kecil hobi gw selain lari-lari, perang-perangan ma gambar, adalah berdiam diri di luar rumah, sehabis belajar malam, sekitar jam 8an sampai jam 10an buat mandangin langit, tentunya jika lagi gak mendung atau lagi gak hujan. Pernah dulu ada suatu kejadian yang gak bisa gw lupain,gw dimarahin ma bonyok gw gara-gara berantem ma temen, gw kabur (evil). Kaburnya gak jauh-jauh amat sih, cmn sembunyi di garasi buat mesin diesel depan rumah. Sembunyi dibagian atas garasi, nah dari sono berapa genteng gw geser jadi keliatan sebagian langitnya. Semaleman gw disana, gak tidur.
Selain memberikan sensasi yang luar biasa tentang indahnya dan betapa luasnya sesuatu diluar atmosphere sana, mandangin langit juga banyak ngasih ide dan imajinasi segar tentang semua hal. Dan tentunya begitu besarnya kekuasaan Allah, yang terbentang luas disana.
Ngobrolin langit gak akan ada habisnya. Dan gw amat senang sekali ada sebuah website yang menjadi sebuah sarana untuk sharing informasi tentang dunia astronomi, sebuah ranah ilmu yang ngebahas tentang langit dan apa aja yang ada di dalamnya, termasuk bumi kita ini. Website itu adalah www.langitselatan.com, website yang dibuat oleh alumni and mahasiswa ITB jurusan astronomi (mohon dikoreksi jika ada kesalahan). Untuk lebih detailnya silahkan langsung cek di TKP aja.
Sebagai orang awam, saat baca gw banyak bingungnya daripada ngertinya, gw gak ngerti apa itu nebula, nova, bintang katai, black hole, dan yang lain-lain. Tapi dari situ gw makin penasaran dengan isitlah-istilah astronomi. Dari beberapa literatur akhirnya sedikit banyak gw ngerti. Berikut ini adalah hasil dari semedi apa yang udah gw baca dan gw pelajari. Literaturnya gw comot dari kanan kiri. Gw berharap jika ada yang bernasib sama dengan gw, gak ada salahnya jika apa yang gw sharing nanti bisa menjadi bahan literatur or bahan diskusi.:)
Mungkin tulisan gw ini gak terstruktur, karena gw juga bingung harus mulai darimana
. Tapi yang pasti, pendekatan gw dari yang paling sederhana dan terjangkau dengan mata.
Unit-unit yang ada di Astronomi.
Astronomi berdasarkan literatur, adalah sebuah ilmu yang bla..bla..bla, dan mungkin agak berbeda dengan arti kata astrologi, kalo astrologi adalah bla..bla
Salah satu bagian terpenting dari mempelajari astronomi adalah bagaimana kita ngerti akan besaran atau satuan nilai dari berat, jarak, waktu ma sudut. Jika kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”, maaf agak maksa itu berlaku juga disini. Karena dalam astronomi, kita tak akan pernah lepas dari ke empat parameter tersebut. Istilah gampangnya, jika gak pake besaran atau nilai-nilai dan atau besaran lain, kita hanya akan bicara tentang dongeng, karena apa yang kita bicarakan apa yang kita lihat, tidak sesuai dengan kenyataannya.
Pepatah astronomi agak berbeda dengan pepatah pada umumnya, ada sebuah pepatah yang sering atau pernah kita dengar, bahwa “ukuran bukanlah masalah”
, tapi di astronomi beda, di Astronomi “Ukuran adalah masalah”, dalam artian, tanpa ukuran dan pengukuran ilmu Astronomi tak akan ada. Ketika nanti bicara tentang bintang atau galaksi atau atom mungkin, kita akan mendapatkan sebuah gambaran atau ukuran yang tak terbayangkan. Ada yang sangat besar ukurannya, sehingga harus dihitung dengan satuan tahun cahaya. Ada juga yang sangat kecil, ukurannya hanya 10 pangkat -18. Begitu juga untuk ukuran dimensi waktu maupun berat dan atau yang lain. Sangat sulit dibayangkan bahkan dengan menggunakan ukuran, apalagi tanpa ukuran.
Dalam dimensi ukuran yang sering digunakan dan sangat familiar dikita, kita kenal ada dimensi jarak, waktu dan berat. Satuan dimensi jarak yang sudah kita kenal adalah m, tapi ketika sudah menganjak pembahasan tentang antar galaksi, perbintangan dll, satuan meter sulit di aplikasikan karena begitu panjang dan luasnya jarak yang akan kita hitung. Kita akan mengenal jarak AU (Astronomi Unit) atau tahun cahaya.(Pelan-pelan nanti dibahas, semoga saya diberikan kekuatan untuk tetap menulis)
Dimensi berikutnya adalah dimensi waktu, waktu yang biasa kita tahu adalah seconds, minutes, hours, day, dan seterusnya sampai tahun. Sangat familiar dengan kita kan? dan setahu gw, mentok-mentoknya biasanya pake years, g ada itungan abadnya.
Dimensi berat itungannya biasa kayak yang ada di pasar atau supermarket, gram or kilogram atau ton(tapi jarang gw temuin). Dimensi yang umum lainnya adalah dimensi sudut. Dimensi yang gak bisa kita sepelein, karena dimensi ini juga sangat penting dalam belajar dasar-dasar astronomi, akan banyak perhitungan yang menggunakan dimensi sudut. Satuannya disini adalah arc minutes. Kalau satu lingkaran penuh 360 degrees atau derajat (°), satu derajat sama nilainya dengan 60 arc minutes(’). 1 arc minutes sama nilainya dengan 60 arc seconds(”).
1°= 60′, 1′= 60”
Sekian dulu, selamat melihat lihat langit malam lebih dalam and detail lagi. Moga-moga semangat gw bwt terus sharing apa yang gw baca bisa terus konsisten. Jangan lupa ntar malam masih bulan purnama